Banner ZI Banner Masker

Jadwal Sidang

Pengadilan Agama Badung memberikan kemudahan akses informasi jadwal sidang untuk para pihak yang sedang berperkara. Informasi yang disuguhkan yaitu jadwal sidang untuk hari ini, jadwal persidangan yang lalu maupun yang akan datang.

Lebih Lanjut

Publikasi Putusan

Seputar Peradilan

benchmarking pa joga 1

Badung | www.pa-badung.go.id 

Dalam rangka meningkatkan pelayanan sebagai pengadilan ramah disabilitas, Pengadilan Agama Badung mengadakan benchmarking ke Pengadilan Agama Yogyakarta dan Pengadilan Negeri Wonosari. Upaya ini merupakan tindak lanjut atas Surat Keputusan Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Nomor 206/DJA/SK/I/2021 Tentang Standar Pelayanan Bagi Penyandang Disabilitas di Lingkungan Peradilan Agama. Benchmarking diadakan pada tanggal 13 dan 14 April 2021. Dua orang delegasi dikirimkan ke masing-masing pengadilan, yakni Ummu Hafizhah, S.H.I., S.E., M.A., (Wakil Ketua PA Badung) melakukan benchmarking ke PA Yogyakarta dan Muhammad Ridwan Firdaus, S.H.I. (Hakim PA Badung) melakukan benchmarking ke PN Wonosari.

benchmarking pa jogja 2

Dalam kunjungan ke PA Yogyakarta, Ibu Ummu Hafizhah, S.H.I., S.E., M.A. selaku delegasi PA Badung disambut oleh Ketua PA Yogyakarta, Drs. H. Dedhy Supriady, M.A. dan jajarannya. Selama 2 (dua) hari kegiatan benchmarking tersebut, PA Badung banyak mendapatkan ilmu mengenai desain kantor serta model pelayanan yang ramah terhadap hak-hak penyandang disabilitas. Model layanan tersebut diharapkan dapat diterapkan pada PA Badung sehingga PA Badung dapat mengoptimalkan pelayanan kepada penyandang disabilitas guna mewujudkan pengadilan yang inklusif. Pengadilan inklusif harus dapat menjamin peradilan yang imparsial, non diskriminatif yang diwujudkan dengan persamaan hak pencari keadilan di muka hukum (equality before the law) serta mengedepankan partisipasi penuh dan bermakna bagi penyandang disabilitas dalam proses peradilan.

pn wno benchmarking

Dalam kunjungan secara terpisah ke PN Wonosari, delegasi PA Badung, Muhammad Ridwan Firdaus, S.H.I., disambut dengan baik oleh Ketua PN Wonosari, Bapak Eman Sulaeman, S.H. Pemilihan benchmarking ke PN Wonosari bukan tanpa alasan, PN Wonosari telah meraih penghargaan Role Model dalam Mewujudkan Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan/Berkebutuhan Khusus Tahun 2020 yang diberikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Ketua bersama Panitera dan Sekretaris selama 2 (dua) hari menjelaskan mengenai pembangunan pengadilan ramah disabilitas yang dilaksanakan sejak tahun 2017. Dalam perjalanannya, PN Wonosari menggandeng banyak pihak terkait terutama organisasi non pemerintah di wilayah Kabupaten Gunungkidul yang peduli terhadap disabilitas. Selain itu, PN Wonosari menjalin sinergitas dengan Kejaksaan dan Kepolisian sehingga penanganan perkara pidana juga memperhatikan hak-hak penyandang disabilitas, baik sebagai pelaku maupun sebagai korban. Pada awal tahun 2021, PN Wonosari me-launching inovasi SABILA (Sahabat Disabilitas) yang bertujuan PN Wonosari menciptakan lingkungan serta aparatur yang peduli dan ramah terhadap hak-hak disabilitas.

"Penyandang disabilitas pada prinsipnya tidak ingin mendapatkan pelayanan secara ekslusif, tetapi ingin pengadilan memberikan fasilitas yang ramah terhadap para penyandang disabilitas sehingga penyandang disabilitas dapat mengakses layanan secara mandiri. Tujuan dari pengadilan ramah disabilitas adalah pelayanan yang inklusif bagi penyandang disabilitas."