Seputar Peradilan

Badung | Senin, 13 Juli 2020, Hatim Tinggi Pengawas Daerah (HATIWASDA) Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Mataram melaksanakan Pembinaan dan Pengawasan serta pemantauan implementasi 11 Aplikasi Ditjen Badilag di Pengadilan Agama Badung. Dipimpin oleh H. Marzuqi, S.H., M.H., tim pembinaan dan pengawasan tiba di Pengadilan Agama Badung pukul 10.00 WITA. H. Marzuqi, S.H., M.H., sebagai ketua tim didampingi oleh Hakim Tinggi Drs. H. Hamzani Hamali, S.H., M.H., Drs. Syaifullah, S.H., M.H., Rusdiansyah, S.H., M.H., dan Sullamulhadi, S.H., sebagai anggota tim. Kegiatan tersebut diawali dengan pembukaan yang dilaksanakan di Ruang Sidang 1 Pengadilan Agama Badung dengan dihadiri seluruh hakim dan pegawai Pengadilan Agama Badung.

Dalam kegiatan pembukaan tersebut, H. Husnul Muhyidin, S.Ag. selaku Ketua Pengadilan Agama Badung menyambut tim pembinaan dan pengawasan PTA Mataram serta menyampaikan bahwa pelayanan perkara di Pengadilan Agama Badung telah menerapkan standar layanan peradilan yang telah ditetapkan. Selain itu, selama masa pandemi COVID-19, pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan juga berpedoman kepada protokol pencegahan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Ketua Pengadilan Agama Badung berharap kegiatan pembinaan dan pengawasan yang dilaksanakan oleh PTA  Mataram dapat meningkatkan kinerja seluruh hakim dan pegawai, yang bermuara pada pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan.

Selama 3 (tiga) hari ke depan, Tim Pembinaan dan Pengawasaan Pengadilan Tinggi Agama Mataram akan melakukan pengawasan meliputi Manajemen Peradilan, Administrasi Perkara dan Pelaksanaan Putusan, Administrasi Umum, serta implementasi 11 Aplikasi Unggulan Ditjen Badilag. 11 Aplikasi tersebut meliputi: a.Aplikasi Antrian Sidang; b. Aplikasi Notifikasi Perkara; c. Aplikasi Informasi Produk Pengadilan; d. Aplikasi E-Register; e. Aplikasi Basis Data Terpadu Kemiskinan; f. Aplikasi E-Keuangan; g. Command Center; h. Aplikasi E-Eksaminasi; i. Aplikasi PNBP Fungsional; j. Aplikasi Validasi Akta Cerai; dan k. Aplikasi Gugatan Mandiri. (MRF)