Sunday, 20 May 2012
   
header.jpg
  • Kalau Nggak Tahu Situs dan SIADPA, Nggak Pantas Jadi Pimpinan

    Dirjen Badilag dalam Pertemuan Tingkat Tinggi MA: Kalau Nggak Tahu Situs dan SIADPA, Nggak Pantas Jadi Pimpinan. Dirjen Badilag Wahyu Widiana membikin kaget para peserta Pertemuan Tingkat Tinggi Sistem Manajemen Informasi Perkara. Mendapat kesempatan sebagai pembicara di hari ke-2 pertemuan, Selasa (13/3/2012), pejabat eselon I itu mengungkapkan bahwa hakim yang tidak punya komitmen terhadap penerapan teknologi informasi (TI) tidak layak menjadi pimpinan pengadilan.

    “Di lingkungan peradilan agama, kalau nggak tahu situs dan SIADPA, nggak pantas jadi pimpinan,” ujarnya, di hadapan para peserta yang berasal dari Mahkamah Agung dan empat lingkungan peradilan, serta fasilitator dari Changes for Justice Project (C4J) USAID.

    Ia mengungkapkan, di lingkungan peradilan agama terdapat ujian TI dalam fit and proper test untuk menjaring calon pimpinan pengadilan agama kelas IA khusus.

    “Saya sendiri yang mengujinya. Yang kami nilai bukan kemahirannya di bidang TI, tapi komitmennya. Itu yang lebih penting,” tandas Dirjen.

    Menurutnya, sudah waktunya promosi-mutasi di lembaga peradilan dikaitkan dengan perhatian terhadap TI. “Kalau pimpinan acuh saja, sebagus apapun staf, TI nggak akan jalan. Kalau pimpinan berkomitmen dan semangat, meski anggaran terbatas, bisa jalan,” tegasnya.

    Bukan hanya pimpinan pengadilan yang harus punya komitmen dan semangat dalam memanfaatkan TI, tapi juga para hakim dan pegawai. Mereka, menurut Dirjen Badilag, harus diberdayakan. “Karena kita tidak bisa memecat orang, mereka harus diberdayakan,” serunya.

    Dirjen Badilag juga mengungkapkan, saat ini banyak pengadilan—khususnya di lingkungan peradilan agama—yang membutuhkan tenaga di bidang TI. Perekrutan PNS untuk formasi tersebut sudah ada, tapi jumlahnya masih terbatas. Karena itu, banyak pengadilan yang terpaksa merekrut tenaga honorer.

    “Kita rekrut tenaga honorer yang TI-nya bagus. Mohon maaf saja, kadang keponakannya Pak Ketua nggak bisa masuk karena tidak bisa TI,” tuturnya.

    Dalam kesempatan ini, Dirjen Badilag juga memaparkan seluk beluk SIADPA, mulai dari sejarah, kegunaan, hambatan hingga solusi. Pada waktu bersamaan, para peserta mendapat brosur tentang SIADPA.

    Secara khusus, Dirjen Badilag juga menyoroti pelbagai komunitas dan forum yang didirikan warga peradilan agama untuk membahas dan memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan SIADPA.

    “Mereka luar biasa. Mereka bekerja dengan passion, dengan gairah tinggi, karena didasari oleh rasa cinta terhadap apa yang mereka kerjakan,” Dirjen menegaskan.

    Laboratorium SIADPA juga tak luput dipromosikannya. “Belum lama ini kami me-launching laboratorium SIADPA. Pak Markus Zimmer dari IACA dan David Anderson dari C4J sudah melihatnya,” imbuh Dirjen.

    Di ujung presentasinya, Dirjen Badilag memperlihatkan pelayanan publik dan keterbukaan informasi di lingkungan peradilan agama melalui kumpulan foto. Di situ terlihat berbagai wajah pelayanan publik, mulai dari pelayanan meja informasi, antrian sidang, posbakum, hingga kepedulian terhadap disabilitas.

    “Hebat,” seru seorang peserta, setelah Dirjen Badilag merampungkan presentasinya.

    Sumber : Badilag.net

    (hermansyah)

Visualisasi Proses Pendaftaran Perkara

SiadpaWeb

INFORMASI PERKARA

Wah, cemburu ternyata sebab utama perceraian di Indonesia

Komisi Nasional Perlindungan Anak sudah menerima pengaduan 2.518 kasus perceraian di Indonesia selama 2011 lalu. Ketua Komnas Anak Arist Merdeka Sirait mengatakan angka kasus perceraian tersebut meningkat jika dibandingkan dengan 2010.

“Pada 2010 jumlahnya 1.634 kasus dan kemudian meningkat lagi pada tahun lalu jadi 2.518 kasus,”katanya di Bandung hari ini. Dia mengatakan penyebab perceraian utama ternyata dipicu cemburu. Terbukti ada 819 kasus perceraian yang disebabkan oleh faktor itu. Pemicu kedua tertinggi adalah masalah ekonomi, sepanjang 2011 ada 691 kasus perceraian akibat faktor ekonomi. “Sisanya ada karena dipicu ketidakharmonisan dalam keluarga atau KDRT dan faktor perselingkuhan,” katanya.

Dia memaparkan gugatan cerai banyak dilayangkan oleh kaum hawa. Lebih dari separuh kasus tersebut digugat oleh perempuan. Akibat perceraian tersebut, lanjutnya, ada 3.896 anak yang terpaksa terpisah dari pengasuhan salah satu orang tuanya.

 

Sumber  :  http://bisnis-jabar.com/index.php/berita/wah-ternyata-cemburu-sebagai-penyebab-utama-perceraian-di-indonesia

 

Pelantikan Kaur Keuangan dan Perencanaan PA Badung

Rabu, 2 Mei 2012 menjadi hari yang berbahagia bagi keluarga besar Pengadilan Agama Badung. Setelah lama kosong, jabatan Kepala Urusan Keuangan dan Perencanaan Pengadilan Agama Badung telah terisi dengan dilantiknya Muzzaki, S.Ag yang sebelumnya merupakan staf di Pengadilan Agama Singaraja. Pelantikan Kaur Keuangan dan Perencanaan Pengadilan Agama Badung ini dimulai pukul 13.00 Wita dan bertempat di ruang sidang Pengadilan Agama Badung. Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan dilaksanakan oleh Ketua Pengadilan Agama Badung, Drs. H. Kt. Madhuddin Djamal, SH.  Bertindak sebagai saksi adalah Lukman Hariadi Putra, SH dan Lely Sahara, SH sedangkan yang bertindak sebagai rohaniawan adalah Maryono, SH. Acara dihadiri oleh Wakil Ketua, Hakim, Karyawan/Karyawati Pengadilan Agama Badung serta dihadiri pula oleh undangan dari Pengadilan Agama Singaraja. Muzzaki, S.Ag dilantik berdasarkan Surat Keputusan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Mataram Nomor : W22-A/698/KP.04.6/SK/III/2012 tanggal 30 Maret 2012.


Dalam kesempatan ini juga dilaksanakan pelepasan H. Abdul Hakim, SH yang dimutasi ke Pengadilan Agama Singaraja. Beliau sebelumnya merupakan Panitera Pengganti Pengadilan Agama Badung yang dipromosikan menjadi Panitera Muda Gugatan Pengadilan Agama Singaraja.


Dalam sambutannya, Wakil Ketua Pengadilan Agama Badung, Drs. Muhidin mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik. Beliau berharap Pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan sebaik mungkin. Beliau juga mngucapkan terima kasih kepada H. Abdul Hakim, SH atas pengabdiannya selama di Pengadilan Agama Badung.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Drs. Mahasin, SH. Acara yang berlangsung khidmat ini diakhiri dengan pemberian selamat kepada Pejabat yang dilantik dan pegawai yang di mutasi.  (Tim IT)

   

Ekspose Temuan Tim Hatiwasda PTA Mataram di PA Badung

 

Kamis, 26 April 2012 bertempat di ruang sidang Pengadilan Agama Badung dilaksanakan ekspose temuan Tim HATIWASDA Pengadilan Tinggi Agama Mataram untuk Pengadilan Agama Badung. Acara dimulai pukul. 09.30 Wita sampai pukul 11.00 Wita. Acara dihadiri oleh Tim HATIWASDA dari Pengadilan Tinggi Agama Mataram, yaitu Drs. H. Abd. Choliq, SH.MH., H. Muh. Ibrahim, SH. MM., Abdul Karim, SH, Ketua, Wakil Ketua, Hakim, Panitera/Sekretaris, Pejabat Struktural dan Fungsional serta Karyawan / Karyawati Pengadilan Agama Badung.

Read more: Ekspose Temuan Tim Hatiwasda PTA Mataram di PA Badung

   

Hari Kedua Pembinaan dan Pengawasan HATIWASDA PTA Mataram di PA Badung


Pembinaan dan Pengawasan HATIWASDA PTA Mataram di PA Badung memasuki hari kedua. Pemeriksaan pada bagian Kesekretariatan difokuskan pada Kepegawaian dan Umum. Hal-hal yang menjadi obyek pemeriksaan dari TIM HATIWASDA pada bagian Umum antara lain pengadaan barang dan jasa, SIMAK BMN, Inventaris barang, surat menyurat beserta pengarsipan. Pembinaan dan pengawasan pada bagian kepegawaian meliputi buku induk kepegawaian, buku kendali surat masuk dan keluar kepegawaian, buku kendali cuti, buku kendali kenaikan pangkat, buku kendali KGB, buku kendali diklat, penataan file kepegawaian, Duk, Bezzeting, SOP, program kerja dan absensi.

 

Sedangkan obyek pemeriksaan bagian Kepaniteraan antara lain meliputi meja informasi, penerimaan perkara, penulisan register, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), keuangan perkara hingga pelaporan perkara. Tim HATIWASDA PTA Mataram juga sempat melihat langsung proses pendaftaran perkara di meja 1.

selain itu, Bapak H. Muh. Ibrahim, SH. MM. juga menyempatkan diri untuk melihat pendayagunaan dan penerapan SIADPA di PA Badung.  (Tim IT)

 

   

Hari Pertama Pembinaan dan Pengawasan HATIWASDA PTA Mataram di PA Badung

Bertempat di ruang sidang utama Pengadilan Agama Badung, pada hari Selasa, 24 April 2012 diadakan acara Pembinaan dan Pengawasan oleh Hatiwasda (Hakim Tinggi Pengawas Daerah) Pengadilan Tinggi Agama Mataram terhadap PA Badung. Pengawasan ini direncanakan berlangsung selama tiga hari yaitu mulai hari Selasa, 24 April 2012 sampai dengan hari Kamis, 26 April 2012.

Pada acara ini dihadiri oleh Hatiwasda untuk PA Badung yaitu Drs. H. Abd. Choliq, SH.MH., H. Muh. Ibrahim, SH. MM. dan Abdul Karim SH., sedangkan peserta diikuti oleh seluruh pegawai PA Badung yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, para Hakim, Panitera, Pejabat Fungsional Kepaniteraan, Pejabat Struktural Kesekretariatan, para staf serta Petugas  IT.

Dalam sambutannya di awal acara Drs. H. Kt. Madhuddin Djamal, SH. yang juga sebagai Ketua PA Badung mengucapkan selamat datang dan ucapan terima kasih kepada Hatiwasda atas kehadirannya di PA Badung dan meminta masukan, bimbingan dan arahan agar PA Badung bisa semakin baik.

Pada hari pertama, Hatiwasda untuk PA Badung melaksanakan pengawasan dibidang pola bindalmin yakni mengenai bedah berkas perkara cerai gugat, cerai talak, dan perkara harta bersama. Dalam hal ini Hatiwasda membedah berkas perkara Nomor 132/Pdt.G/PA.Bdg/2011. dimana perkara tersebut Ketua Majelisnya adalah Drs. Muhidin dan dibantu oleh Panitera Pengganti Mardiana, SH. Sedangkan pengawasan dibidang kesekretariatan dilakukan oleh Abdul Karim SH. dimana beliau memeriksa Bendahara Pengeluaran PA Badung Ismail Marzuki.                    (Team IT)

 

 

   
Move
-

Fokus PA Badung

Top Headline
Pelantikan Kaur Keuangan dan Perencanaan PA Badung

Rabu, 2 Mei 2012 menjadi hari yang berbahagia bagi keluarga besar Pengadilan Agama Badung. Setelah lama kosong, jabatan Kepala Urusan Keuangan dan Perencanaan Pengadilan Agama Badung telah terisi dengan...

Read More...
Ekspose Temuan Tim Hatiwasda PTA Mataram di PA Badung

  Kamis, 26 April 2012 bertempat di ruang sidang Pengadilan Agama Badung dilaksanakan ekspose temuan Tim HATIWASDA Pengadilan Tinggi Agama Mataram untuk Pengadilan Agama Badung. Acara dimulai pukul....

Read More...
Hari Kedua Pembinaan dan Pengawasan HATIWASDA PTA Mataram di PA Badung

Pembinaan dan Pengawasan HATIWASDA PTA Mataram di PA Badung memasuki hari kedua. Pemeriksaan pada bagian Kesekretariatan difokuskan pada Kepegawaian dan Umum. Hal-hal yang menjadi obyek pemeriksaan...

Read More...
Move
-

Seputar Badilag dan MA

Top Headline
Setiap Satker Perlu Punya “Role Model”

Jakarta l badilag.net - Bukan hanya gedung dan pelayanan pengadilan yang perlu role model, tapi SDM di lembaga peradilan pun perlu role model. Hal itu ditegaskan Dirjen Badilag Wahyu Widiana dalam beberapa...

Read More...
Kalau Nggak Tahu Situs dan SIADPA, Nggak Pantas Jadi Pimpinan

Dirjen Badilag dalam Pertemuan Tingkat Tinggi MA: Kalau Nggak Tahu Situs dan SIADPA, Nggak Pantas Jadi Pimpinan. Dirjen Badilag Wahyu Widiana membikin kaget para peserta Pertemuan Tingkat Tinggi Sistem...

Read More...
Move
-

Artikel Lepas

Top Headline
Wah, cemburu ternyata sebab utama perceraian di Indonesia

Komisi Nasional Perlindungan Anak sudah menerima pengaduan 2.518 kasus perceraian di Indonesia selama 2011 lalu. Ketua Komnas Anak Arist Merdeka Sirait mengatakan angka kasus perceraian tersebut meningkat...

Read More...
Tata Cara Mengajukan Gugat Cerai Menurut Uu Perkawinan No. 1 Tahun 1974

Bagaimana tata cara utk mengajukan gugat cerai menurut UU Perkawinan No. 1 thn 1974 pasal 40 ayat 2? Seandainya gugatan yang diajukan gugur / ditolak, apakah alasan yg sama masih bisa dipakai sebagai gugatan...

Read More...
Hidup Ini Untuk Apa Dan Mau Dibawa Kemana

Didalam diri manusia ini ada dua pertanyaan mendasar yang memerlukan jawaban kongkrit dan harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Pertanyaannya adalah : - Hidup ini untuk apa? - Setelah...

Read More...

Personil PA BAdung

images/stories/personil/01.jpg
images/stories/personil/02.jpg
images/stories/personil/03.jpg
images/stories/personil/04.jpg
images/stories/personil/05.jpg
images/stories/personil/06.jpg
images/stories/personil/07.jpg
images/stories/personil/08.jpg
images/stories/personil/09.jpg
images/stories/personil/10.jpg
images/stories/personil/11.jpg
images/stories/personil/12.jpg
images/stories/personil/13.jpg
images/stories/personil/14.jpg
images/stories/personil/15.jpg
images/stories/personil/16.jpg
images/stories/personil/17.jpg
images/stories/personil/18.jpg
images/stories/personil/19.jpg
images/stories/personil/20.jpg
images/stories/personil/21.jpg

Bahasa

Indonesian Albanian Arabic Dutch English French German Japanese

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini384
mod_vvisit_counterKemarin370
mod_vvisit_counterMinggu Ini754
mod_vvisit_counterMinggu Kemarin3006
mod_vvisit_counterBulan Ini7935
mod_vvisit_counterBulan Kemarin13498
mod_vvisit_counterSemua Hari33618

Kalender

Tautan Situs

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda tentang tampilan web PA Badung ini?

Waktu Sekarang

Informasi Online

Hubungi Kami